Sabtu, Oktober 10, 2009

Ketika malam sunyi hening, bulan pun sendiri

Bersimpuh diatas kain yang menjadi alas raga berlumur dosa

Memejamkan mata, heningkan jiwa, mendengarkan hati

Perlahan bergetar raga yang nampak kuat ini tanpa kuasa


Hatiku berbicara, menjerit, menangis pilu, tersingkap malu

Atas semua ulah akan raga, ucapan akan kata

Dan pandangan akan hina

Seakan bulan memalingkan wajahnya karna suara jeritan hatiku

Dan tak kuat melihat lukanya hati akibat dari segala dosa


Mulut ini sampai malu untuk berbicara

Tangan ini sampai tak kuat untuk menadah

Mata ini sampai tak bisa untuk dibuka

Seakan tubuhku seperti rasa mati


Air mata pun menitis membasahi pipi

Suara pun parau, serak tak terhenti

Nafas pun berat, seakan dada ini terbebani

Atas segala khilafku yang membungkam hati


Dengan segala sisa asa jiwaku memohon

Dengan segala malu dan luka hati ini aku memohon

Dengan bergetarnya raga ini aku memohon

Dengan pilunya hati ini aku memohon


Memohon untuk diampuni dosa ini

Memohon untuk disembuhkan hati ini

Memohon untuk dijaga raga ini

Memohon untuk dilindungi lisan ini


Inilah muhasabahku

Untuk diriku

Atas dosaku

Dengan segala ketidaksederhanaanku

Ya Rabb, jika hati dan jiwa ini tak mampu tuk sempurna

Aku ingin selalu dijaga

Dengan segala kesederhanaan yang ku punya

Dan diampuni dari segala dosa.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan